INILAH ARTIS YANG BERANI BUGIL PERTAMA KALI DI PERFILMAN INDONESIA

Pada penghujung dekade 80an perfilman Indonesia pernah dihebohkan dengan penampilanYurike Prastika yang lewat film Pembalasan Ratu Pantai Selatan berani beradegan bugil dan seronok hingga film tersebut di tarik kembali dari peredaran dan direvisi beberapa adegannya.

Perfilman Indonesia juga pernah mencatat beberapa nama artis yang berani beradegan bugil di depan kamera hingga mereka dijuluki Bomsex. Sebut saja, Eva Arnaz, Kiki Fatmala, Sally Marcellina, dll. Para artis-artis sexy tersebut eksis di dunia perfilman Indonesia dengan menyandang gelar sebagai Bomsex pada dekade 80an sd 90an.

Tapi, berakting panas dan nyaris bugil ternyata sudah ada di Indonesia sejak tahun 1950-an. Meski sebenarnya bukan film yang mengarah ke porno, namun akting dari aktris ini cukup liar.

Tanpa disadari, dari sinilah menjadi pemicu di generasi aktris lainnya. Mengingat di era tersebut yang masing menganggap tabu, namun produser dan khususnya aktris berani menampilkan tubuhnya yang sensual.

Siapa saja para pionir yang berani bugil pertama kali di Indonesia?

1. Nurnaningsih

Hot Artis

Mungkin kita asing mendengar namanya. Namun di tahun 1950-1970-an nama Nurnanigsihsangat populer di perfilman Indonesia. Dia memiliki banyak penggemar setelah membintangi filmHarimau Tjampa besutan sutardara legendaris H Umar Ismail. Ketenarannya karena berani beradegan bugil di film tersebut dan menimbulkan kontroversi di masyarakat yang masih memandang tabu.

Tak hanya di film, artis yang biasa dipanggil Nur ini juga berani berpose seronok di berbagai majalah. Dia juga membuat kontroversi dengan pendapatnya yang liberal dan belum terpikirkan oleh artis lain.

2. Rahayu Effendi

ARTIS YANG BERANI BUGIL PERTAMA KALI DI PERFILMAN INDONESIA

Setelah Nurnaningsih, tongkat estafet bom sex diteruskan oleh Rahayu Effendi. Berbeda denganNur yang semi telanjang, Rahayu konon nekat telanjang di film Tante Girang (1974) yang menggemparkan dunia perfilman Indonesia. Selain film tersebut, Rahayu juga membintangi film lainnya yang tidak menampilkan adegan panas, seperti Bundaku Sayang dan Pacar Pilihan yang masuk nominasi Piala FFI tahun 1975.

3. Suzzana

ARTIS YANG BERANI BUGIL PERTAMA KALI DI PERFILMAN INDONESIA

Ketika Rahayu Effendi banyak bermain santun diberbagai film, generasi bom sex diteruskan olehSuzanna. Bintang legendaris ini ngetop lewat film-film panas dan mistik, salah satunya yang terkenal adalah Bernafas Dalam Lumpur(1970) yang adegan panasnya membuat pria panas dingin saat itu.

4. Debby Cintia Dewi

ARTIS YANG BERANI BUGIL PERTAMA KALI DI PERFILMAN INDONESIA

Tahun 1972 muncul film yang kembali menggemparkan masyarakat Indonesia. Tiada Jalan Lain besutan sutradara Hasmanan ini menampilkan adegan panas. Film yang diperani olehDebby Cintia Dewi ini beradu peran dengan aktor Mandarin Alan Teng Kuang Yung. Rumornya, saat pengambilan adegan ranjang yang berada di lokasi hanya ada sutradara, juru kamera,Debby dan Alan. Film ini sempat dilarang beredar di seluruh Indonesia oleh Jaksa Agung RI karena adegannya yang dikhawatirkan merusak moral bangsa.

5. Yati Octavia

ARTIS YANG BERANI BUGIL PERTAMA KALI DI PERFILMAN INDONESIA

Di film keduanya, Yati Octavia memberanikan bertelanjang dada di Intan Perawan Kubu. Di film itu dia memerankan anak dari kepala suku Kubu. Film panas lainnya adalah Yang Muda Yang Bercinta yang kembali menghebohkan dunia perfilman Indonesia

Inilah Ciri Pria yang Sudah Mau Serius

Leflypop

Salah satu kriteria pria yang diinginkan oleh para wanita adalah pria yang siap untuk menjalani komitmen, memiliki keseriusan dan siap untuk menikah. Salah satu tanda bahwa seorang pria telah siap menikah adalah jika dia memiliki kedewasaan dan kematangan dalam bersikap dan berpikir. Namun seringkali Anda masih merasa bingung tentang cara mengetahui kedewasaan pasangan atau seseorang yang sedang dekat.

Untuk mengatasi keraguan Anda, berikut ini adalah beberapa ciri pria yang sudah mau serius:


Bisa Menghadapi Ketakutan


Ketakutan adalah hal yang wajar pada manusia. Di satu sisi, ketakutan bisa membuat Anda sulit untuk mencapai impian dan hambatan. Namun di sisi lain ketakutan itu justru bisa membuat kita menjadi lebih kuat dan bahagia. Tapi pria dewasa biasanya mampu mengatasi ketakutannya dan melewatinya meskipun ada banyak resiko yang menantinya. Dia akan menjadikan hal tersebut sebagai batu loncatan.

Memiliki Kedekatan dengan Keluarga

Seorang pria yang telah siap menikah pasti akan memiliki kedekatan dengan keluarga. Sifat yang seperti ini perlu Anda pelajari dan pertahankan karena nantinya dia harus menjadi ayah yang baik untuk anak-anaknya. Untuk mengetahui sifat seperti ini, Anda bisa menghabiskan waktu dengannya dan keluarganya. Dari situ Anda bisa melihat, apakah dia pria yang bisa diharapkan.

Tidak Mengeluh pada Tantangan

Ketika seorang pria tidak mengeluhkan masalah yang terjadi padanya dan lebih memilih untuk menyelesaikannya, berarti dia adalah seorang pria dewasa. Ingatlah bahwa masalah yang akan dihadapi ketika mengarungi hidup berumah tangga akan lebih berat. Jadi ketika dia tetap tenang dan jarang mengeluh, berarti dia adalah pria dewasa.

Tidak Mengedepankan Egonya

Seorang pria dikenal sebagai makhluk yang sering mempertahankan egonya demi kepentingannya. Namun jika seorang pria sudah bisa mengatasi egonya dan lebih sering mengalah, berarti dia sudah siap untuk berumah tangga. Sebagai calon kepala keluarga, seorang pria haruslah bisa mengesampingkan egonya dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga. Karena jika tidak, masalah yang seharusnya selesai justru akan berlarut-larut dan menyebabkan pertengkaran yang lebih besar dalam keluarga.

Jika memang pasangan Anda saat ini sudah memiliki sifat seperti itu, jangan ragu untuk mempertahankan hubungan yang sedang Anda jalani.

Mengetahui Karakter Pria Berdasarkan Golongan Darahnya

Tips Mengatahui karakter pria

Mungkin selama ini Anda mengetahui bahwa pembagian golongan darah hanya dilakukan untuk transfusi darah saat operasi atau kecelakaan. Namun ternyata golongan darah tidak hanya bisa memberikan informasi tentang perbedaan materi atau diet yang harus dilakukan. Beberapa hasil penelitian telah menemukan bahwa golongan darah seseorang juga menentukan sifat dan karakternya, seperti halnya rasi bintang alias zodiak.

Bahkan masyarakat Jepang sering menggunakan golongan darah sebagai cara untuk mencari pasangan hidup yang cocok atau bahkan untuk menentukan calon karyawan yang melamar pekerjaan pada suatu perusahaan. Dengan begini, maka kehidupan pernikahan bisa langgeng dan perusahaan pun bisa lebih maju.

Bagi Anda para wanita yang ingin mengetahui sifat dan karakter pasangan namun malu atau ragu untuk bertanya, Anda tidak perlu khawatir karena Anda bisa mengetahui dari golongan darahnya. Mengetahui hal ini juga bisa membantu Anda untuk mengetahui keinginan pasangan sehingga Anda bisa menjadi wanita yang diidamkannya.

Berikut ini adalah karakter pria berdasarkan golongan darah:

Golongan Darah AB

Pria yang memiliki golongan darah ini bisa membuat pasangannya bahagia karena dia akan memberikan banyak perhatian dan menjaga pasangannya. Pria dengan golongan darah yang cukup jarang ini juga tidak bisa jauh dari Anda dan seringkali berinisiatif untuk menghubungi Anda duluan. Dia juga bisa menjadi pendengar yang baik ketika Anda curhat dan menerima dengan lapang jika Anda tidak mau menceritakan beberapa hal dalam masalah.

Dengan sifatnya yang seperti itu, dia juga ingin agar pasangannya bisa memberikannya timbal balik. Dia juga ingin diperhatikan namun ingin sendiri saat sedang bermasalah. Pria dengan golongan darah AB memang lebih suka jika tidak diganggu dan memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Jika dia sudah merasa cukup dengan kesendiriannya, diapun akan kembali sangat perhatian pada pasangannya. Jika Anda menikah dengannya, jangan kaget jika dia tidak memberi tahu rahasia dan masalahnya.

Golongan Darah A

Pria dengan golongan darah A juga bisa membuat pasangannya sangat bahagia karena dia tahu hal yang diharapkan dan disukai oleh seorang wanita. Pria dengan golongan darah ini sangat menginginkan kesempurnaan, baik saat pacaran terlebih setelah menikah. Namun dibalik itu, dia sangat bertanggung jawab sebagai ayah dan suami. Dia akan begitu mencintai keluarganya dan berusaha untuk memenuhi keinginan istri dan keluarganya.



Dengan sifatnya yang menginginkan kesempurnaan, maka dia tentu ingin agar istrinya juga bisa menjadi istri dan Ibu yang baik untuk anak-anaknya kelak. Dia ingin agar istrinya bisa memasakkan makanan yang enak dan mengatur keadaan rumah dengan baik. Namun kekurangan pria seperti ini adalah suka mengatur semuanya dan bersikap seperti bos. Bahkan dia juga ingin semua keinginannya terpenuhi, meskipun hal tersebut adalah hal yang sulit.

Golongan Darah B

Bagi Anda yang mudah kesal dan sensitif, sebaiknya Anda tidak menjalin hubungan dengan pria dengan golongan darah B. Pria dengan golongan darah B seringkali membuat pasangannya kesal karena dia hanya memanjakan pasangannya saat suasana hatinya sedang baik. Seringkali mereka mengajak untuk kencan duluan namun ternyata dibatalkan karena hal yang menurut Anda sangat sepele.



Pria dengan golongan darah B lebih suka menjalani hobi atau kegiatan yang disukainya daripada memperhatikan keluarga. Tapi Anda tidak perlu khawatir karena meskipun seringkali terlihat tidak bertanggung jawab dan datang-datangan, tapi mereka akan menghujani pasangannya dengan perhatian. Tapi jangan pernah mencueki atau membuat mereka cemburu karena mereka mudah kesal dan cemburuan.

Golongan Darah O

Pria dengan golongan darah O adalah pria yang begitu perhatian dan romantis ketika sedang penjajakan dan pacaran. Semua hal romantis yang dilakukan akan membuat pasangannya merasa begitu senang, berbunga-bunga dan merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia.

Setelah Anda menikmati semua hal tersebut, maka siap-siap untuk merasakan perubahannya setelah menikah. Karena biasanya dia tidak akan terlalu melibatkan Anda dalam menghadapi masalah setelah menikah. Dia mungkin akan mengajak Anda untuk membicarakan beberapa hal namun ada juga beberapa hal yang dia rasa tidak perlu dibicarakan dengan Anda karena merasa kalau Anda sudah mengerti. Tapi hal ini tidak berarti kalau dia sudah tidak mencintai Anda karena sifat pria dengan golongan darah O memang seperti itu. Pastikan kalau Anda selalu selalu menghargai semua hal yang dia lakukan agar dia juga bisa menghargai kepada Anda.

Wanita Wajib Baca!!! Ketakutan Wanita Yang Belum Mendapatkan Pasangan Hidup


Leflypop Wanita

Masalah pasangan hidup seakan menjadi hal yang tidak pernah basi untuk dibicarakan. Terlebih lagi jika saat ini Anda masih belum juga mendapatkan pasangan hidup. Hal tersebut tidak mesti karena penampilan Anda yang kurang menarik atau pergaulan yang kurang luas. Karena bisa saja Anda yang terlalu takut untuk menerima seorang pria masuk dalam kehidupan Anda.

Jika Anda ingin segera mendapatkan pasangan hidup, pastikan kalau Anda menghilangkan beberapa ketakutan berikut ini:


Kehilangan Kreativitas

Banyak wanita yang takut menjalin hubungan karena tidak ingin fokus dan konsentrasinya pecah. Wanita seperti ini berpikir kalau dia harus memiliki waktu khusus bersama pasangannya sehingga dia harus menyesuaikan kembali jadwal dan rutinitasnya. Pikiran bahwa pasangan akan menyita waktu kerjanya akan membuatnya masih berpikir untuk menjalin hubungan.

Tetap Mandiri

Seringkali seorang wanita sudah merasa nyaman dengan kemandirian dan kesendiriannya sehingga merasa tidak lagi membutuhkan wanita. Ketakutan tidak bisa memiliki kontrol terhadap diri sendiri adalah satu alasan mengapa wanita masih saja belum memiliki pendamping. Tidak hanya itu, wanita yang terlalu mandiri juga seringkali membuat para pria segan mendekatinya karena takut akan selalu terjadi konflik dalam hubungan.

Tidak Disukai

Seringkali pengalaman buruk di masa lalu membuat seorang wanita takut memulai hubungan baru. Terlalu banyak masalah dan trauma yang terjadi membuat wanita merasa takut kalau nanti pasangan akan membencinya sehingga dia akan berubah dan menjadi orang yang berbeda. Hal itu kemudian akan membuatnya kembali mengalami pengalaman buruk dalam hubungan asmara.

Pasangan Tahu Kekurangan

Setiap orang pasti memiliki kekurangan. Namun ada wanita yang terlalu takut kalau kekurangannya akan terungkap di depan pasangannya sehingga perasaan pasangannya akan berubah. Hal itupun kemudian akan membuatnya lebih memilih untuk menikmati kesendirian daripada harus diketahui kekurangan dan kejelekan dalam dirinya.

Menjadi Bahan Gosip

Saat menjalin hubungan dengan seseorang, berarti Anda juga harus menjalin hubungan dengan orang-orang di sekitarnya. Tidak menutup kemungkinan kalau orang-orang tersebut akan membicarakan dan menjadikan Anda sebagai bahan gosip, terlebih lagi jika ternyata pasangan suka menceritakan hal-hal tentang Anda. Ketakutan dan perasaan tidak nyaman itulah yang kemudian akan membuat Anda lebih memilih untuk sendiri dan tidak menjalin hubungan.

Wanita Wajib tau!!! Mengetahui Keromantisan Pria dari Zodiaknya

Leflypop.blogspot.com

Setiap wanita pasti menginginkan pria yang romantis untuk menjadi pendamping hidupnya. Karena pria seperti bisa membuatnya begitu diperhatikan dan dimanjakan. Perlu Anda tahu kalau sisi keromanitasan seorang pria bisa dilihat dari pengaruh planet Venus terhadap zodiaknya. Hal inipun akan membuat Anda menduga-duga, zodiak apa sajakah yang sangat romantis.

Berikut ini adalah tingkat keromantisan pria berdasarkan zodiaknya:



Aquarius


Bisa dibilang kalau pria Aquarius adalah pria yang memiliki sifat yang rumit. Di satu sisi, dia adalah pria yang cool, cuek dan penuh pesona. Namun di sisi lain, dia adalah pria yang romantis. Pria dengan zodiak ini memang lebih sering mendahulukan teman dan menginginkan kebebasan tapi sebenarnya bisa mengerti dan memahami keinginan pasangannya. Hal inilah yang membuat pria Aquarius menginginkan pasangan yang tidak mengekang, memberi kebebasan dan juga kepercayaan. Jadi bisa dibilang kalau pria Aquarius adalah pria yang romantis.

Pisces

Pria Pisces akan membuat pasangannya dibanjiri kasih sayang dan perhatian, dia bahkan rela berkorban untuk mewujudkan keinginan pasangannya. Pria ini juga memiliki sifat melankolis dan sensitif serta memiliki intuisi dan perasaan yang kuat. Namun sifat yang sensitif dan lembut ini seringkali membuatnya terluka. Bisa dibilang kalau pria Pisces adalah pria yang sangat romantis.

Aries


Pria Aries tidak ragu untuk menunjukkan perasaannya kepada pasangannya, bahkan jika hal itu melakukan sentuhan fisik. Pria seperti ini juga selalu berpikir positif, ceria, antusias dan memiliki sisi menarik. Kekurangan pria Aries adalah tidak sabaran dan cepat mengalami perubahan mood. Bisa dibilang kalau pria Aries cukup romantis.

Taurus

Pria Taurus lebih suka dengan hal yang praktis dan tidak ribet. Dia juga adalah orang yang stabil, sederhana namun serius kepada pasangannya. Pria Taurus adalah orang yang akan sangat setia jika telah menemukan orang yang tepat. Dia juga tahu cara membuat pasangannya merasa dipercaya dan tidak terkekang karena tahu kapan harus menunjukkan kecemburuan. Bisa dibilang kalau pria Taurus adalah orang yang romantis

Gemini

Pria Gemini seringkali menjadi pusat perhatian karena pesonanya yang kuat sehingga bisa membuat orang lain merasa cemburu. Pria seperti ini begitu ekspresif ketika menunjukkan perasaannya. Dia juga tahu cara membuat pasanganya tersanjung bahagia. Namun seringkali dia merasa kecewa karena memiliki harapan yang terlalu tinggi. Bisa dibilang kalau pria Gemini adalah orang yang romantis.



Cancer

Pria dengan zodiak ini adalah orang yang begitu sensitif sehingga mudah tersinggung dan bertengkar. Pasangan harus bisa memahaminya karena suasana hatinya sering berubah. Sayangnya dia egois dan over-protektif karena takut dikecewakan dan sakit hati. Bisa dibilang kalau pria Cancer kurang romantis.

Leo

Pria Leo adalah orang yang selalu ingin diperhatikan dan menjadi pusat perhatian. Dia mudah tertarik pada fisik seseorang sehingga membuatnya mudah jatuh cinta. Dia suka dengan hal-hal yang romantis. Namun dia seringkali menuntut terlalu banyak kepada pasangannya sehingga termasuk dalam pria yang kurang romantis.

Tips Diet Air Hangat, Cara Super Praktis Turunkan Berat Badan

Leflypop

Leflypop - Ingin turunkan berat badan tanpa menyiksa diri? Mau mendapatkan tubuh lebih proporsional tapi nggak mau ribet? Coba deh cara diet yang satu ini. Selain praktis, diet yang satu ini sangat ekonomis. Cukup dengan minum air hangat secara rutin setiap hari.

Dilansir dari livestrong.com, minum air hangat tak hanya bisa membuat badan lebih hangat tapi juga bisa membantu menurunkan berat badan. Penasaran? Langsung saja kita ikuti detail lengkapnya di bawah ini.



Minum 8 Gelas Air Putih Sehari

Cukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum 8 gelas air putih per hari. Menurut jurnal "Obesity", orang yang minum air putih cukup punya peluang besar menurunkan berat badan dibandingkan orang yang tak mencukupi kebutuhan airnya dengan cukup.


Panaskan Air Putih yang Akan Diminum

Pada dasarnya, semua minuman yang masuk ke dalam tubuh harus didinginkan atau dihangatkan terlebih dahulu di dalam tubuh agar sesuai dengan suhu alami tubuh kita. Jadi, dengan minum air hangat, maka tubuh akan bekerja lebih keras dan membakar kalori untuk mendinginkan kembali suhu air yang kita minum. Dengan kata lain, minum air hangat beberapa kali sehari bisa membuat tubuh membakar lebih banyak kalori, sehingga kita bisa menurunkan berat badan dengan lebih efektif.


Minum Air Hangat Sebelum Makan

Ladies, cobalah untuk minum air hangat sebelum makan. Menurut University of Nebraska, minum air atau mengonsumsi makanan yang berkuah bisa membuat kita merasa lebih cepat kenyang, sehingga yang kita konsumsi pun tak terlalu banyak. Nah, cobalah untuk minum air hangat sebelum makan, sehingga Anda akan merasa lebih cepat kenyang dan tak makan berlebihan.


Variasikan Air Hangat Anda

Bosan kalau setiap hari harus minum air hangat? Coba variasikan dengan menambahkan rempah atau buah. Misalnya dengan menambahkan air perasan jeruk lemon. Yang penting adalah sebisa mungkin hindari bahan pemanis atau yang mengandung banyak kalori.




Ladies, jangan lupa untuk mengimbangi dengan olahraga teratur ya. Untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan tubuh yang Anda inginkan perlu usaha dan juga waktu. Jadi, tetap konsisten ya!

Fashion Street Ala Nikita Willy: Simple and Sexy

Leflypop
     Foto: copyright KapanLagi.com

Leflypop- Sebagai seorang wanita tentu saja akan memperhatikan penampilan, terutama pada pakaian yang mereka kenakan. Dengan pemilihan warna busana yang sesuai dengan kepribadian maka membuat Anda menjadi percaya diri. Seperti artis cantik Nikita Willy, saat ditemui tim Vemale terlihat gaya busananya saat itu sangatlah simple, seksi namun tetap terlihat stylish meskipun tak mengenakan aksesoris.
"Hari ini aku pakai baju warna putih karena putih warna kesukaan aku. Biasanya kalau santai-santai gini aja bajunya," kata Nikita Willy kepada Vemale di kawasan Mangga Dua Jakarta Utara Sabtu, 28 Februari 2015.

Selain itu, andalan wanita yang menyukai barang branded ini saat berpenampilan selalu menggunakan high heels ataupun wedges, itulah cara Nikita Willy mensiasati tinggi badannya. Dengan memakai heels berwarna krem membuat perpaduan busananya tidak terlihat berlebihan dan seksi.


leflypopFoto:copyright Vemale.com

"Pakai heels aja sih, karena emang suka pakai sepatu yang berhak kalau pergi," terangnya.

Kemudian untuk make upnya sendiri, wajah Nikita terlihat sangat natural, tanpa menggunakan make up yang berlebihan. Hanya memakai eyeliner, maskara dan juga lipgloss yang berkesan minimalis. Tak lupa juga, jari jemarinya ia warnai dengan menggunakan warna merah maroon membuat penampilan semakin lengkap.

"Kutek aku samain aja sama warna kulit, pilih warna merah maroon yang mendekati warna kulit aku," tutup Nikita.

Wah memang super simple dan natural ya Ladies. Ingin bergaya natural, Anda bisa ikuti gaya si cantik ini lho!

Model Baju Wanita Korea Trend 2015

Loflypop  – Seperti pada tahun lalu, tahun ini baju korea masih banyak diminati pecinta fashion tanah air terutama kaum muda-mudi. Hal ini tak lepas dari semakin populernya drama korea di Indonesia, banyak kaum muda yang juga ikut dengan trend korea ini. Baju korea merupakan salah satu baju yang memiliki kesan modis, style, dan penuh gaya terhadap remaja masa kini, khususnya para remaja putri.

Model Baju Korea Wanita Terbaru

leflypop

Model baju korea ini tergolong murah dan sangat terjangkau di pasaran, kalian bisa mendapatkannya di berbagai Online-Shop. Sebelum berbelanja secara online ada baiknya kalian membaca tips aman berbelanja online dari kami. Berikut ini InfoFashionTerbaru. Leflypop memberikan beberapa contoh gambar model baju korea terbaru 2015 yang bisa kalian jadikan referensi untuk gaya busana kalian.

Contoh Model Baju Korea Terbaru 2015


Baju Korea Terbaru 2015

Gambar Baju Korea Terbaru 2015

Baju Korea Terbaru

Model Baju Korea 2015

Model Baju Korea Sifon

Model Baju Korea Wanita

Model Baju Korea Remaja

Contoh Model Baju Korea

Model Baju Korea Terbaru

Dari contoh model baju korea terbaru 2015 diatas bisa sebagai panduan untuk kalian yang memang sedang ingin berbelanja baju korea. Jangan lupa sesuaikan dengan postur tubuh kalian agar terlihat semakin menawan.

Gaya Model potongan rambut pria 2015

Model potongan rambut pria 2015 (gaya potongan rambut sesuai bentuk wajah). Untuk membuat gaya rambut tampil lebih trendy dan maksimal nampaknya memang telah menjadi milik setiap gender, tak terkecuali wanita ataupun pria. Jika di waktu dahulu wanita kerap pergi ke salon guna menata rambut dan membuatnya tampak lebih menarik di mata pria. Namun pada saat ini ternyata bukan hanya wanita saja yang gemar untuk memanjakan diri dan memotong rambutnya agar lebih terlihat segar dan stylish. Sebagian besar laki-laki juga telah sadar akan mode dan fashion terutama terhadap model bentuk rambut yang tengah menjadi trend.

Keinginan wanita untuk tampil cantik memang dapat dikatakan sudah menjadi kodratnya. Namun, belakangan ini ternyata banyak juga pria-pria yang gemar untuk menata rambutnya dengan bermacam model dan gaya untuk membuat dirinya lebih terlihat tampan. Namun ternyata bukan hanya sekedar keren dan terlihat tampan saja, beberapa jenis potongan rambut pria juga banyak yang menampilkan kesan lucu dan unik.

Trend model rambut pria masa kini memang banyak dipengaruhi oleh gaya selebriti film terkenal, pemain musik dan para pemain bintang sepakbola. Nah, biasanya disaat Anda hendak memotong rambut di salon, tukang cukur terlebih dahulu akan memberikan referensi model-model rambut pria masa kini yang sedang populer.

Referensi tersebut umumnya dibuat menyerupai kliping atau pun majalah mode. Bagi Anda yang kerap bingung saat hendak memutuskan model rambut seperti apa yang ingin diaplikasikan, tentunya cara ini bisa menjadi solusi jitu. Anda tinggal langsung pilih saja potongan rambut seperti apa yang paling pas dengan pribadi Anda. Namun sebelumnya jangan lupa untuk memperhatikan terlebih dahulu bagaimana bentuk wajah yang Anda miliki karena tentu tak semua model rambut cocok dengan bentuk wajah Anda. Lalu bagaimana agar potongan rambut terlihat cocok dengan wajah?. Sebagai tambahan referensi, berikut adalah beberapa model gaya rambut yang sesuai dengan bentuk wajah:

1. Potongan rambut untuk pria wajah bulat bundar
Pria dengan tipe wajah bulat bundar akan lebih cocok dengan model potongan rambut yang memberikan kesan wajah terlihat lebih oval atau lonjong.

2. Potongan rambut untuk pria wajah bulat telur
Pria dengan tipe wajah bulat akan lebih cocok dengan model potongan rambut yang dapat memberikan kesan lembut terhadap wajah misalnya dengan gaya semi panjang (potongan tanggung). Untuk rambut yang pendek, sebaiknya membuat rambut dibagian pinggir kepala agak melengkung.

3. Potongan rambut untuk pria wajah oval
Pria dengan tipe wajah oval adalah pria dengan bentuk wajah yang paling ideal karena akan cocok saja dengan model potongan rambut dengan gaya apa pun.

4. Potongan rambut untuk pria wajah berlian (persegi)
Pria dengan tipe wajah berlian akan terlihat lebih cocok dengan potongan rambut yang semi panjang atau panjang. Model potongan rambut untuk pria wajah persegi yang sebaiknya jangan dipilih adalah potongan rambut pendek yang terlihat mengembang di bagian atas kepala.

5. Potongan rambut untuk pria wajah bentuk hati

Pria dengan tipe wajah bentuk hati hampir setipe dengan pria yang memiliki bentuk wajah berlian namun tidak terlalu persegi. Potongan rambut pendek juga cukup cocok dengan tipe wajah ini, hanya saja jangan sampai dipotong terlalu pendek.

6. Potongan rambut untuk pria wajah segitiga
Pria dengan tipe wajah bentuk wajah segitiga sebaiknya menggunakan model rambut pendek saja dan menghindari potongan rambut yang dapat menampilkan kesan tebal pada area dagu dan rahang. Penyebabnya adalah dikarenakan bentuk wajah segitiga sudah terkesan runcing sehingga gaya rambut yang tebal pada area dagu dan rahang akan membuatnya tampak jauh lebih runcing lagi.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut seperti apa saja model rambut pria saat ini yang tengah menjadi trend gaya hidup pria di tahun 2015?. Berikut adalah ulasannya.

Model rambut pria 2015 dan potongan rambut lelaki yang paling populer

1. Model rambut pria Bowl Cut

leflypop

2. Model rambut pria Short Slick Part


leflypop

3. Model rambut pria Short Slick Back


leflypop



4. Model rambut pria The Beckham Quiffed


leflypop

5. Model rambut pria The JFK


leflypop

6. Model rambut pria The Professor


leflypop

7. Model rambut pria The Crew Cut


leflypop

8. Model rambut pria Undercut


leflypop

9. Model rambut pria The Quiffed Side Part


leflypop

10. Model rambut pria Pompadour



leflypop

11. Model rambut pria Recon


leflypop

12. Model rambut pria The Short Cut


Model potongan rambut pria 2015

13. Model rambut pria The Dry Boy Cut


Model potongan rambut pria 2015

14. Model rambut pria The Quiffed Blow Back


Model potongan rambut pria 2015

15. Model rambut pria The Greaser


Model potongan rambut pria 2015

Demikian beberapa model rambut pria yang dapat dipilih dan sesuaikan dengan selera penampilan pribadi Anda. Selamat mencukur dan pastikan Anda memperhatikan kesesuaian antara tipe wajah serta gaya rambut yang ingin Anda aplikasikan.

Diagnosis Kanker Serviks

Tumor ganas yang seringkali dijumpai pada wanita salah satunya adalah kanker serviks. Jenis kanker yang mengancam kesehatan bahkan hingga nyawa wanita sangat sulit dideteksi dini sehingga ditemukan pada penderita ketika mengalami stadium lanjut.

Kanker serviks seringkali dihubungkan dengan faktor lingkungan, yaitu gaya hidup wanita yang tidak sehat meskipun demikian penyebab utamanya adalah virus, HPV. Penularan dari virus HPV dapat melalui hubungan intim yang berganti-ganti pasangan.

Artikel kali ini akan memberikan informasi mengenai diagnosis dan juga pengobatan kanker serviks. Pada umumnya pengobatan kanker serviks dapat dibedakan sesuai tahapan penyebaran sel kanker atau dikenal dengan istilah stadium. Pada perkembangannnya wanita yang terinfeksi kanker serviks maka dapat dibedakan menjadi stadium awal yaitu stadium 0-1, stadium lanjut yaitu stadium 2-3 dan stadium akhir atau stadium 4.

Sulit Mendeteksi Gejala Kanker Serviks
kesehatan

Kanker serviks adalah penyakit yang berhubungan dengan leher serviks pada wanita. Kondisi dimana wanita terinfeksi HPV, meskipun pada sebagian infeksi HPV dapat sembuh dengan sendirinya karena kekebalan tubuh yang dapat menyerang virus tersebut. Sedangkan pada infeksi lainnya, HPV yang bertahan di dalam tubuh akan berkembang menjadi sel kanker.

Perkembangan sel kanker pada leher rahim membutuhkan waktu yang panjang. Inilah mengapa sel kanker baru ditemukan pada wanita yang berusia 35-50 tahun. Bahkan penderita ketika terinfeksi virus tidak menemukan gangguan kesehatan yang spesifik itulah yang menyebabkan sulit untuk dideteksi dini.

Sulitnya mendeteksi gejala kanker serviks pada tahapan dini yang menyebabkan kanker serviks dikatakan sebagai the silent killer. Beberapa gejala pada stadium lanjut dapat diketahui dengan perubahan kondisi pada wanita.

Berikut ini adalah kondisi tubuh yang mengalami perubahan ketika wanita mengalami infeksi HPV :

1. Contact Bleeding

Gejala yang seringkali dialami oleh penderita kanker serviks, bahkan sekitar 70-80% dari penderita yang mengalami pendarahan pada alat

kelamin wanita. Bahkan kondisi pendarahan dapat juga terjadi setelah melakukan hubungan intim, mengedan pada sat buang air besar dan pemeriksaan ginekologi.
2. Rasa Nyeri

Wanita yang terinfeksi HPV akan mengalami rasa nyeri pada perut bagian bawah dan pinggang. Bahkan wanita dapat mengalami rasa sakit yang berpindah dari bagian atas, bagian panggul dan kaki bagian atas. Pada saat wanita sedang menstruasi, buang air besar atau ketika melakukan hubungan intim sehingga rasa sakit semakin parah. Kondisi yang semakin parah adalah ketika menyentuh leher rahim akan menyebabkan fossa iliaka dan mengalami nyeri lumbosakral bahkan hingga mengalami gejala mual.
3. Cairan Vagina (Keputihan Abnormal)

Wanita yang mengalami kondisi keputihan abnormal sekitar 75-85% memiliki tahapan sekresi yang berbeda-beda apalagi bila mengalami stimulasi tumor. Fungsi dari sekresi hipertiroidisme mengalami kelenjar serviks yang menghasilkan lendir keputihan.Keputihan tidak normal seperti berbau dan berwarna yang akan menyebabkan gatal dan nyeri pada area kewanitaan dapat menjadi salah satu pertanda terjadinya kanker serviks.
4. Pendarahan yang tidak teratur pada area kewanitaan

Wanita yang mengalami menopause dan mengalami kram serta pendarahan maka dapat diduga salah satu tanda terjadinya kanker serviks. Jumlah pendarahan memang tidak banyak bahkan tanpa mengalami rasa nyeri pada perut akan tetapi pada bagian pinggang. Pendaran pada area kewanitaan yang dapat dikenali sebagai gejala awal terjadinya kanker serviks. Selain itu tanda kanker serviks seringkali dihubungkan dengan erosi serviks dimaa penderita sebagain besar berhubungan dengan erosi serviks yang harus dilakukan pemeriksaan lanjut seperti pap smear.
Diagnosis Kanker Serviks

Wanita dalam melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sel kanker di dalam tubuhnya apalagi yang berhubungan dengan sel kanker rahim. Meskipun demikian bagi wanita tanpa gejala sekalipun pemeriksaan dapat dilakukan karena pencegahan dini dapat membantu untuk mengurangi penyebaran sel kanker pada leher serviks. Pemeriksaan kanker serviks dapat membantu pengobatan lanjutan pada wanita yang mengalami kanker serviks.

Beberapa metode diagnosis kanker dapat dilakukan. Berikut ini adalah beberapa metode umum untuk mendiagnosis kanker serviks :
1. Yodium

Test serviks ataupula dikenal dengan vagina epitel skuamosa untuk mengetahui kondisi normal akan glikogen yang dapat menjadi berwarna cokelat ketika diberi yodium.Sedangkan serviks epitel kolumnar, epitel skuamosa abnormal dan erosi serviks tidak ada glikogen maka tidak ada warna.

Adapun dalam klinis serviks yang terpapar oleh spekulum area kewanitaan setelah lendir permukaan maka dioleskan larutan yodium bahkan ke bagian serviks dan forniks. Sehingga apabila ditemukan yodium negatif abnormal maka dapat dilakukan biopsi dan pemeriksaan yang berhubungan dengan patologis daerah kewanitaan.
2. Blade Cervix cytologic examination (Serviks Pap)

Pemeriksaan selanjutnya yang dapat membantu untuk mendetiksi kanker serviks adalah dengan menggunakan metode Blade Cervix cytologic examination (Serviks Pap) meskipun demikian pemeriksaan awal ini dapat dilakukan dengan cara kombinasi untuk mengetahui akurasi hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh wanita yang memiliki gejala kanker serviks.

Metode utama dalam mendeteksi kanker serviks stadium awal, Meskipun demikian harus sangat teliti dalam mengambil simpel. Bahkan ketika pemeriksaan mikroskopis sehingga tingkat akurasi dapat lebih menjelaskan kondisi penderita. Pemeriksaan ini harus dilakukan dengan kombinasi klinis dan melakukan pemeriksaan berkala sebagai metode screening.
3. Biopsi serviks dan Kanalis Servikalis

Metode diagnosis untuk kanker serviks adalah dengan menggunakan biopsi serviks dan kanalis servikalis yang lebih dari kelas III hingga IV akan tetapi apabila biopsi serviks ditemukan negatif maka persimpangan kolom skuamosa serviks pada titik 3,6,9 dan 12 dimana diambil empat poin biopsi atau apabila ketika melakukan test yodium tidak ada warna dan kanker berpotensi. Sehingga pemeriksaan patologis dapat membantu dalam mendeteksi kanker serviks.
4. Kolposkopi

Metode pemeriksaan kolposkopi dapat membantu memilih lokasi biopsi sehingga dapat dilakukan serviks biopsi. Meskipun kolposkopi tidak dapat langsung dapat mendiagnosis tumor karsinoid. Kolposkopi bukan pengganti pap smear dan juga biopsi sehingga tidak menemukan lesi pada kanal serviks.Sedangkan menurut penelitian bahwa biopsi dengan menggunakan kolposki memiliki akurasi mencapai 98%.

Dengan demikian kanker serviks yang seringkali mengancam wanita dengan gejala yang sulit ditemukan pada stadium awal dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan medis.Pemeriksaan medis dapat dipili sesuai dengan tingkat kebutuhan pasien. Pemeriksaan yang dapat langsung mengetahui penyebaran sel kanker atau infeksi leher rahim sehingga dapat membantu untuk mencegah perkembangan sel kanker.

Pemeriksaan dapat dilakukan pada wanita untuk melakukan pencegahan, sehingga apabila ditemukan adanya infeksi HPV pada stadium dini akan mambantu untuk mengurangi risiko perkembangan sel kanker. Selain itu pencegahan sangat penting dilakukan, virus yang dapat menginfeksi HPV dapat ditularkan melalui hubungan intim yang berganti-ganti pasangan, gaya hidup yang tidak sehat seperti mengkonsumsi alkohol dan perokok selain itu faktor genetic dapat menyebabkan kanker serviks meskipun tidak begitu besar pengaruhnya.

Menstruasi Tidak Teratur, Gejala Kanker Serviks Benarkah ?

Menstruasi anda tidak teratur sehingga anda harus membawa pembalut untuk tetap waspada apabila sewaktu-waktu terjadi menstruasi ? Bahkan anda mengalami darah menstruasi yang lebih banyak sehingga waktu menstruasi cenderung lebih lama, normalkah kondisi menstruasi seperti kasus di atas? Mungkinkah merupakan tanda bahwa kesehatan anda terganggu.

Menstruasi merupakan kejadian alamiah yang terjadi pada wanita. Menstruasi yang normal akan berlangsung dengan siklus 21-35 hari sehingga lama menstruasi sekitar 5-7 hari sedangkan jumlah darah tidak pernah melebihi 80 ml. Kondisi wanita yang mengalami kejadian menstruasi abnormal yaitu ketika terdapat perbedaan ekstrim pada volume darah dan terjadi pada rentan siklus yang lebih pendek atau lebih panjang. Mengapa wanita mengalami menstruasi yang tidak teratur, apakah merupakan gejala kanker serviks?

Kanker serviks merupakan penyakit yang mengancam wanita bahkan penyakit kanker nomber dua paling banyak membunuh wanita. Kanker serviks dapat menyerang wanita tanpa diketahui gejala awal yang terjadi sehingga baru ditemukan pada penderita stadium lanjut. Pada artikel kali ini kami akan mencoba memberikan informasi mengenai gejala kanker serviks apakah berhubungan dengan menstruasi yang tidak teratur?

Menstruasi yang Tidak Teratur

leflypop

Menstruasi yang tidak lancar maupun tidak teratur pada wanita banyak sekali penyebabnya. Misalnya saja seorang wanita yang mengalami kelelahan atau stres dapat mengalami menstruasi yang tidak teratur. Bagaimana dengan wanita yang mengalami menstruasi tidak teratur dalam jangka panjang?

Berikut ini adalah beberapa penyebab wanita mengalami menstruasi yang tidak teratur :

1. Polycystic Ovaries (PCO)

Wanita yang mengalami kista pada rahim akan menyebabkan terganggunya kesuburan. Salah satu gejala yang dialami adalah wanita yang mengalami penyakit ini menstruasi yang jarang dan dalam jumlah yang sedikit. Sedangkan pada kondisi yang berlangsung lama, penderita terkadang mengalami keluhan pendarahan dan solusinya dapat dengan operasi dan juga pengobatan dalam jangka waktu yang panjang.
2. Kista

Kista atau tumor jinak yang biasanya menyerang wanita adalah kista ovarium. Pada wanita yang mengalami kista ovarium akan menyebabkan gangguan menstruasi, adapula yang mengeluhkan siklus menstruasi terlambat akibat adanya kista folikel. Ketika mengalami masalah dengan menstruasi yang ditandai dengan nyeri setiap menstruasi kemungkinan kista membesar, untuk lebih lanjut dapat diperiksakan pada ahlimedis.
3. Polip

Anda mengalami pendarahan yang lebih banyak ketika menstruasi? Salah satunya gejala dari polip adalah wanita mengalami jumlah darah menstruasi yang lebih banyak meskipun siklus menstruasi teratur. Selain itu wanita yang sudah menikah akan mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan suami istri, bisa dapat menjadi terjadinya polip. Konsultasikan dan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan wanita yang mengalami kondisi seperti gejala polip.
4. Kanker

Kanker rahim dapat diawali dengan siklus menstruasi yang jarang sedangkan pada wanita dengan kanker rahim stadium lanjut akan mengalami pendarahan yang menstruasi yang lebih banyak. Meskipun demikian untuk kanker serviks tidak hanya ditandai dengan menstruasi yang tidak teratur melainkan harus didukung dengna serangkaian test, salah satu diantaranya adalah dengan melakukan test pap (pap smear).

Menstruasi yang Tidak Teratur Tidak Selamanya Kanker Rahim

Gangguan menstruasi banyak penyebabnya kelainan organik, keseimbangan hormon atau juga fungsi rahim yang tidak diketahui penyebabnya.Wanita yang mengalami ketidakteraturan menstruasi tidak selamanya dinyatakan kanker rahim. Meskipun penelitian yang dilakukan pada wanita yang berusia 50 tahun dengan riwayat menstruasi yang tidak teratur memicu kanker pada wanita. Keluhan awal penderita kanker rahim ditemukan pada usia menopause yang mengalami pendararahan.

Selain itu pada wanita yang belum memasuki usia menopause akan tetapi mengalami pendarahan di luar masa menstruasi dan mengalami menstruasi yang berlebihan harus diwaspadai. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pemeriksaan untuk pencegahan dini terjadinya kanker serviks. Kanker serviks memang tidak bisa dikenali hanya dengan terjadinya menstruasi yang tidak teratur, pemeriksaan kesehatan yang dapat mendukung untuk mendeteksi kanker serviks penting dilakukan.
Deteksi Dini Kanker Serviks

Kanker serviks dikatakan juga sebagai the silent killer karena baru dapat diketahui setalah penderita mengalami kanker stadium lanjut. Dengan demikian sangat penting sekali untuk melakukan pencegah dini dengan menghindari hubungan seks bebas, berganti-ganti pasangan seks dan merubah gaya hidup menghindari kebiasaan merokok dan minuman beralkohol.

Berikut adalah serangkaian test yang dapat mendeteksi dini kanker serviks :
1. Test IVA

Test Inpeksi Visual dengan Asam Asetat merupakan salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks yang mudah dilakukan. Pemeriksaan ini dengan menggunakan pemulasan asam asetat 3-5% pada leher serviks dan hasilnya dapat disimpulkan dalam waktu 5 menit.
2. Test Pap Smear

Test yang lebih akurat dari test IVA meskipun demikian produser pemeriksaan sangat rumit. Pada pemeriksaan pap smear dilakukan pengambilan sel sel serviks melalui daerah serviks sehingga hasil usapan yang berisi sel serviks nantinya diperiksa dan baru dapat ditemukan hasilnya pada jarak waktu 1-2 minggu setelah dilakukan test.
3. Test LBC

Salah satu test yang dapat dilakukan untuk kanker serviks adalah LIquid Based Cytology. Sel sel yang diambil dan juga dioles pada kaca objek. Pada test LBC hasil usapan akan dimasukan ke dalam botol yang berisikan cairan khusus sehingga tidak ada sel terbuang. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan di bawah mikroskop. Apabila dibandingkan dengan pap smear ,test LBC memiliki tingkat kearutan yang lebih tinggi.
4. Test HPV

Test HPV dapat dilakukan bersamaan dengan test LBC atau Test Pap. Test HPV untuk mengetahui virus yaitu HPV yang menandakan bahwa seorang menderita infeksi yang HPV sehingga berpotensi risiko kanker serviks lebih besar pada penderita. Pemeriksaan untuk mendeteksi dini kanker serviks dapat dilakukan ketika usia 21 tahun atau sudah aktif secara seksual.Pemeriksaan rutin dapat dilakukan apabila hasilnya normal maka pemeriksaan dilakukan setiap 3 tahun sekali akan tetapi apabila diketahui terjadi masalah maka pemeriksaan lebih rutin dapat dilakukan.
Kesimpulan

Dengan demikian pertanyaan yang seringkali muncul di mayarakat yang berhubungan dengan ketidakteraturan menstruasi tidak dapat dihubungkan dengan pertanda mengalami kanker serviks. Ketidakteraturan menstruasi dapat terjadi disebabkan kerena hormonal atau masalah leher rahim lainya. Kondisi wanita yang mengalami ketidakteraturan menstruasi dapat dilakukan pemeriksaan dini untuk mengetahui kondisi kesehatan terutama yang berhubungan dengan HPV, yaitu viruspenyebab kanker serviks.

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui apakah wanita mengalami kanker serviks atau tidak dapat dilakukan dengan berbagai cara. Rangkaian test yang dapat dilakukan adalah dengan test IVA. Adapula dengan menggunakan test pap yang lebih akurat dengan test IVA atau test LBC .Sedangkan test HPV dapat dilakukan bersamaan dengan test IVA atau test LBC sehingga lebih mengetahui infeksi HPV pada penderita.



Sumber :Benarkah Menstruasi Tidak Teratur, Gejala Kanker Serviks? - Bidanku.comhttp://bidanku.com/benarkah-menstruasi-tidak-teratur-gejala-kanker-serviks#ixzz3UY5SdwVx

Kenali Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Kanker serviks atau kanker ganas yang mengancam jaringan serviks sangat membahayakan kesehatan wanita. Pasien yang mengalami kanker serviks sulit disembuhkan karena baru ditemukan ketika sel kanker sudah menyebar. Kepedulian akan kesehatan reproduksi adalah salah satu kunci utama untuk mengurangi resiko kanker serviks.

Penyebab utama dari kanker serviks adalah HPV, yaitu virus yang menetap sehingga menginfeksi serviks.Meskipun pada sebagian yang terinfeksi HPV akan sembuh dengan sendirinya karena kekebalan tubuh sedangkan pada sebagiannya lagi akan menetap dan menjadi meningkatnya risiko kanker serviks.

Kanker Serviks

Kanker serviks terdiri dari beberapa tipe. Tipe yang paling umum adalah squamous cell carcinoma (SCC) yang merupakan 80-85% dari seluruh kanker serviks. Penyebab utamanya adalah Human Papilloma Virus (HPV). Sedangkan beberapa tipe kanker serviks lainnya adalah adenocarcinoma, adenosquamos, small cell carcinoma, melanoma dan juga lymphoma. Beberapa jenis kanker serviks tersebut merupakan kanker serviks langka yang tidak berkaitan dengan Human Papilloma Virus.

leflypop

Gejala kanker serviks pada tahap dini tidak menimbulkan gejala. Hanya saja beberapa kondisi dimana wanita mengalami perubahan seperti mengalami pendarahan, merasakan sakit punggung diluar menstruasi, kemudian sakit apabila buang air kecil ditandai dengan air seni yang keruh.

Selanjutnya dengan konstipasi dan perasaan kembung dalam keadaan perut kosong. Kemudian wanita yang terserangn infeksi HPV akan mengalami rasa nyeri pada saat melakukan hubungan intim. Tanda yang paling sering dialami adalah mengalami keputihan yang abnormal. Bahkan beberapa kondii seperti kaki mengalami bengkak dan kebocoran urin harus dicurigai sebagai tanda kanker serviks.

Pemeriksaan kesehatan yang berhubungan kanker serviks dapat dilakukan, salah satunya dengan melakukan pap smear untuk mengetahui kondisi sel serviks. Kondisi ini sekaligus dapat menjadi pencegahan dini pada kanker serviks. Apabila hasil pap smear ditemukan abnormal pemeriksaan dan pengobatan dini akan membantu mengurangi risiko terjadinya kanker serviks.

Pap smear mampu mengidentifikasi carcinoma in situ (CIS) pada serviks. Hal inilah wanita direkomendasikan untuk melakukan pap smear sekurang-kurangnya setahun sekali dari awal melakukan hubungan seksual. CIN tidak tumbuh pada wanita yang sudah mengalami infeksi HPV dan juga tidak semua wanita memiliki CIN kanker serviks. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang mampu menyembuhkan infeksi HPV.

Kanker Serviks Stadium 2

Pada tahapan kanker serviks digolongkan dengan stadium dalam kanker. Hal ini dapat membantu prospek pemulihan dan jenis pengobatan yang dilakukan. Berikut ini adalah stadium kanker :
1. Stadium 1

Stadium 1 atau disebut juga dengan stadium prakanker.Pada stadium prakanker dapat diobati dengan histeroktomi bahkan apabila pasien ingin memiliki anak dapat dilakukan dengan metode cone biopsy. Jarang sekali yang ditemukan pada stadium prakanker kecuali apabila wanita melakukan pemeriksaan dan pencegahan sehingga tidak dapat menyebar menjadi sel kanker yang lebih luas dan membahayakan kesehatan.

2. Stadium 2
Selanjutnya adalah kanker serviks stadium awal yaitu stadium 1 dan 2. Dimana ukuran tumor kurang dari 4 cm yang dilakukan dengan radikal histerektomo atau dengan melakukan radioterapi. Sedangkan apabila ukuran kanker sudah melebihi 4 cm maka dilakukan dengan kemoterapi dan radioterapi yang berbasis histerektomi, cisplatin atau juga yang berbasis cisplatin dan histeroktomi.

3. Stadium 3 dan 4

Merupakan stadium lanjut dimana dapat diobati dengan menggunakan kemoterapi dan radioterapi yang berbasih cisplatin. Bahkan pada stadium lanjut dokter akan mempertimbangkan dengan menggunakan kombinasi pengobatan dengan kemoterapi dan obat oral. Sedangkan pada kesembuhan yang tidak memungkinkan adalah dengan mengangkat atau menghancurkan sel kanker. Hal ini umum dilakukan apabila pengobatan yang bersifat paliatif untuk mengurangi gejala.

Pengobatan Kanker Serviks Stadium 2

Pada stadium 1, penderita kanker serviks dapat diberikan obat melalui prosedur bedah konservatif dimana wanita yang ingin menjaga kesuburan. Sementara pada kondisi lain maka dapat dilakukan dengan mengangkat seluruh organ serviks dan juga uterus. Apabila setelah dilakukan pembedahan, direkomedasikan untuk menunggu sekurang-kurangnya rentan waktu satu tahun untuk melakukan program kehamilan. Kemungkinan yang dapat terjadi pada stadium 1 adalah penyebaran kanker pada kelenjar getah bening pada tahap akhir stadium 1. Bahkan pembedahan lebih memungkinkan melakukan pengangkatan pada kelenjar getah bening dari uterus.

Tumbuh kembali kanker pada sisa serviks sangat langka meskipun demikian apabila kanker sepenuhnya diangkat dengan trachelectomy meskipun demikian pencegahan sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjut dan melakukan skrining pap smear. Pada gejala kanker stadium 2 awal maka dapat diobati dengan prosedur pengangkatan seluruh uterus. Sedangkan pada stadium lanjut yaitu stadium 2B hingga stadium 4B dengan menggunakan terapi kemoradiasi.

Pengobatan yang dilakukan pada kanker serviks tingkat keselamatan 5 tahun untuk kanker serviks tahap dini yaitu 92%. Sedangkan untuk kanker serviks stadium 1 maka 80-90% sedangkan pada 50-65% pada kanker stadium 2. Pada penderita kanker serviks stadium 3 hanya terjadi 25-35. Sedangkan pada stadium 4 sebesar 15%. Itulah mengapa sangat dianjurkan untuk skrining dan deteksi dini untuk membantu proses penyembuhan penderita kanker serviks.

Kesimpulan


Dengan demikian kanker serviks merupakan jenis kanker yang sangat mengancam wanita kedua setelah kanker payudara. Penyebab utama dari kanker serviks adalah virus, perantara dari penyebaran virus dapat dari hubungan seksual yang berganti-ganti pasangan. Selain itu pada pria dapat menjadi media untuk memindahkan virus dari penderita ke wanita lainnya melalui hubungan intim.

Kanker serviks dibedakan berdasarkan pengobatan dan penyebaran yaitu stadium awal, stadium lanjut dan stadium akhir. Pada stadium awal kanker jarang sekali ditemui, sedangkan pada tadium lanjut yaitu stadium 2 dan stadium 3, umumnya wanita penderita kanker serviks mengalami beberapa keluhan. Keluhan yang dialami oleh wanita yang mengalami kanker serviks memang sulit dibedakan dengan gejala penyakit yang berhubungan dengan reproduksi.

Pemeriksaan lebih lanjut apabila ditemukan keluhan pada wanita yang berhubungan dengan alat reproduksi memang penting. Apalagi untuk kanker serviks, semakin ditemukan lebih dini maka pencegahan dapat dilakukan. Pemeriksaan dapat melalui berbagai cara, salah satunya dengan pap smear untuk mengetahui kondisi serviks. Apabila ditemukan infeksi HPV maka dapat dilakukan pemeriksaan yang lebih sering sehingga membantu dalam pengobatan.

Pada stadium 2, apabila wanita dengan kanker serviks ditemukan pada stadium 2 maka dapat dilakukan beberapa tindakan. Salah satunya dengan melakukan pembedahan, mengangkat sel kanker yang berada di serviks selanjutnya apabila berada di stadium 2B atau lebih dari masa stadium tersebut maka dapat dilakukan kemoterapi bahkan dapat pula dilakukan kombinasi pengobatan secara oral dan kemoterapi. Dukungan dari lingkungan sangat diperlukan untuk membuat wanita dengan kanker serviks mampu melewati pengobatan yang diberikan oleh ahli medis dalam membantu mengurangi penyebaran sel kanker pada serviks.

Kenali Tanda tanda Kanker Serviks Stadium 1

    Kanker serviks adalah kanker yang banyak menyerang wanita Indonesia setalah kanker payudara. Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan kanker nomber dua terbanyak yang menyerang wanita dunia. Bahkan diperkirakan 52 juta wanita di Indonesia berisiko kanker sedangkan 36% wanita penderita kanker adalah penderita kanker serviks.

Kanker serviks semakin bertambah penderitanya di Indonesia dikarenakan kanker serviks bersifat ganas dan sulit untuk dideteksi pada gejala awal, penderita baru ditemukan ketika sudah mengalami kanker serviks stadium lanjut. Selain itu kebanyakan wanita tidak mengerti mengenai gejala dan tanda kanker serviks.

Pada artikel kali ini kami akan membantu memberikan informasi mengenai kanker serviks. Pada tahapannya kanker serviks melalui proses stadium awal, stadium lanjut dan stadium akhir. Agar mengetahui apa saja gejala dan tanda kanker serviks pada stadium awal dan melakukan pencegahan dini.
Pengertian Kanker Serviks

leflypop

      Kanker serviks adalah penyakit yang berhubungan dengan leher rahim yaitu pada organ reproduksi wanita sebagai pintu masuk menuju rahim. Penyebab utama dari kanker rahim adalah human papilloma virus atau HPV yang menyerang leher rahim.

Kanker serviks merupakan penyakit yang membahayakan pada wanita akan tetapi tidak banyak wanita yang mengetahui mengenai tanda tanda kanker serviks . Inilah yang menyebabkan kanker serviks dikenal dengan sebutan "the silent killer" karena baru diketahui setelah memasuki stadium lanjut.

Kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV (Human Papilloma Virus) merupakan peringkat teratas kematian yang disebabkan kanker. Penyebab utama dari kanker adalah virus yag disebarkan melalui hubungan intim yang berbeda beda pasangan, hubungan dengan pasangan yang terinfeksi HPV . Selain itu penyebab dari kanker serviks dapat juga akibat radiasi atau terjadinya pencemaran bahan kimia.

Selain itu faktor risiko kanker rahim diantaranya adalah infeksi virus HPV, penyakit menular seksual, melakukan hubungan intim pada usia muda, berganti-ganti pasangan seks, pemakaian kontrasepsi, penyakit yang menyimpan sistem imun, gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dan minuman beralkohol dan juga dapat dipicu karena faktor genetik.

Stadium Awal Kanker Serviks

Sel rahim yang terinfeksi membutuhkan beberapa tahun untuk mengalami perubahan hingga menjadi kanker serviks. Pada sel rahim yang abnormal dimana sel kanker dapat berkembang menjadi kanker disebut juga dengan cervical intra-epithelial neoplasia (CIN). Pada CIN yang yang disebut dengan istilah sel prekanker tidak ditangani lebih lanjut maka akan berisiko untuk berkembang menjadi kanker. Meskipun tidak semua wanita yang menderita CIN akan mengalami kanker.

Pada umumnya kanker serviks mengalami perkembangan meliputi displasia ringan selama 5 tahun, displasia sedang 3 tahun, displasia berat selama 1 tahun baru menjadi kanker stadium 0. Pada tahap pra kanker wanita yang terinfeksi kanker serviks tidak menimbulkan gejala, bahkan baru ditemukan setelah masuk pada stadium lanjut dan stadium akhir. Kanker serviks atau kanker leher rahim dibagi menjadi 5 stadium berdasarkan dengan ukuran tumor, penyebaran kanker di dalam dan juga leher rahim dan penetrasi leher rahim.

Pada stadium 0 atau dikenal dengan pra kanker terjadi pertumbuhan karsinoma yang berada pada jaringan epitel leher rahim. Selanjutnya berkembang menjadi stadium 1, pada stadium 1 pertumbuhan kanker terbatas pada leher rahim .Sedangkan pada stadium 1a, secara mikroskopis menginvasi jaringan dan ukuran kanker sudah masuk pada proses penyebaran awal. Masuklah pada stadium 1a2 dimana kedalaman invalasi lebih dari 3 mm dan kurang dari 5 mm lebar kurang dari 7mm. Sedangkan pada stadium 1b, terjadinya lesi yang berukuran besar yang terjadi pada stadium 1a. Sedangkan pada 1b mengalami ukuran tumor kurang dari 4 cm dan pada stadium 1b2 mengalami tumor kurang dari 4 cm.

Gejala Kanker Stadium Awal

Kanker serviks adalah penyakit yang berhubungan dengan kondisi dimana wanita mengalami gangguan kesehatan pada leher rahim. Penyebab utamanya adalah HPV, meskipun demikian tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh faktor lingkungan dan genetik.

Kanker serviks sulit ditemukan gejalanya, bahkan baru dapat diketahui ketika wanita mengalami kanker serviks stadium akhir. Inilah yang membahayakan dan menyebabkan risiko kematian. Pada stadium awal kanker serviks dapat disadari oleh penderita yaitu rasa sakit pada mulut rahim. Mekipun rasa sakit yang dialami tidak begitu sering akan tetapi semakin kanker serviks memasuki stadium lanjut maka akan terasa semakin sakit.

Selain itu kanker serviks dapat juga ditandai dengan pendarahan yang tidak normal. Pada wanita yang memiliki kanker serviks mengalami kondisi pendarahan yang tidak normal pada organ genital, pada rentan waktu satu bulan dapat terjadi pendarahan sedikit ataupun kondisi yang parah.

Wanita yang mengalami kanker serviks ditandai dengan keputihan yang abnormal. Wanita mengalami keputihan yang berbau, berwarna dan sangat berlendir. Sehingga sebaiknya anda berkonsultasi ke dokter dikhawatirkan terjadi gangguan kesehatan reproduksi atau gejala awal dari kanker serviks.

Pada wanita yang seringkali mengalami nyeri panggul yang hebat bahkan di luar menstruasi, ini merupakan kondisi abnormal. Nyeri panggul disaat saat lain sehingga berjam-jam dan timbul rasa sakit yang ringan, tajam atau sangat parah bisa menjadi salah satu gejala kanker serviks. Begitupula dengan pendarahan yang terjadi setelah melakukan hubungan intim, tidak sedang menstruasi atau saat pemeriksaan panggul. Hal ini dapat disebabkan karena leher rahim mengalami iritasi. Pemeriksaan harus dilakukan meskipun tidak selamanya pendarahan yang dialami wanita setelah melakukan hubungan intim menjadi pertanda kanker serviks.

Pencegahan Kanker Serviks

Pengobatan yang dilakukan untuk kanker serviks stadium awal memang seringkali terabaikan. Hal ini dikarenakan penderita tidak mengalami gejala yang spesifik, beberapa penderita menduga hanya keluhan biasa.

Padahal dengan melakukan tes pap smear akan membantu untuk menemukan perubahan pada sel serviks sehingga dapat diketahui risiko kanker. Pemeriksaan Pap Smear yang teratur akan membantu dalam menunjukan perubahan sebelum berubah menjadi kanker. Inilah yang penting dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya sel kanker di dalam leher rahim. Apabila ditemukan pemeriksaan pap smear yang abnormal maka dapat membantu untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

Selain itu pengobatan kanker serviks dilakukan sesuai dengan stadium yang dialami oleh penderita. Sedangkan untuk pengobatan keseluruhan dapat dengan bedah atau jalan operasi mengangkat rahim atau pengangkatan kedua ovarium dan tuba fallopi. Kemudian dengan jalan kemoterapi dan selanjutnya dengan terapi radiasi. Bahkan dokter menyarankan untuk menggunakan kombinasi pengobatan sehingga dapat membantu penyembuhan.

Dengan demikin stadium awal kanker serviks yang seringkali tidak memberikan gejala pada penderita dapat diketahui dengan perubahan yang mengarah pada kondisi kesehatan wanita salah satunya adalah ketika wanita mengalami pendarahan di luar menstruasi, keputihan abnormal, sakit pinggul diluar menstruasi dan mengalami sakit mulut rahim. Untuk melakukan pencegahan sebaiknya dilakukan pemeriksaan pap smear untuk mendeteksi dini sel kanker yang berada di leher rahim.

Kenali Gejala gejala Awal Kanker Serviks

Penyakit kanker adalah penyakit yang membahayakan, kanker terjadi karena adanya sel sel membelah diri yang tidak terkendali. Sel abnormal dapat menyerang jaringan berpindah ke lokasi yang lebih jauh dengan memasuki aliran darah.

Kanker identik pula dengan gender, yaitu kanker yang menyerang wanita. Kanker payudara dan kanker serviks merupakan kanker yang harus diwaspadai oleh wanita. Bahkan kanker serviks dapat menyerang wanita di dunia yaitu dua menit sekali menyebabkan kematian. Sedangkan di Indonesia kanker serviks merupakan penyakit yang sering mengancam, faktanya di Indonesia 37 wanita meninggal setiap harinya akibat kanker serviks.
Kanker serviks yang terjadi pada bagian mulut rahim dapat berkembang puluhan tahun di dalam tubuh wanita tanpa menimbulkan gejala. Inilah yang menyebabkan kanker serviks baru ditemukan pada stadium lanjut yang sulit untuk disembuhkan. Artikel kali ini akan membantu untuk mengenali gejala awal kanker serviks sehingga dapat dideteksi dini. Penanganan awal dapat membantu meminimalisir risiko kanker serviks.

leflypop.blogspot.com

Pengertian Kanker

Kanker disebabkan karena sel yang membelah diri tidak dapat dikendalikan. Selain itu beberapa orang mengalami gangguan pertahanan sehingga tumbuh sel abnormal yang tidak dapat dihancurkan oleh jaringan yang normal. Dengan demikian kanker merupakan penyakit yang terjadi karena adanya gangguan kontrol regulasi pertumbuhan dari sel normal. Sehingga terganggunya kontrol regulasi sel yang membuat terjadinya perbedaan dengan sel normal yang tumbuh.


Kanker berkembang melalui proses karsinogenesis yang timbul akibat kerusakan tertentu di dalam tubuh penderita. Pada proses karsiogenesis terjadi dua tahapan yaitu inisiasi dan promosi.

Faktor yang menyebabkan kanker memang tidak dapat diketahui dengan pasti akan tetapi gabungan dari faktor genetik dan lingkungan sangat mempengaruhi. Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki risiko yang lebih tinggi sedangkan untuk faktor lingkungan dapat disebabkan karena pola hidup yang kurang sehat.

Pengertian Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim atau kanker mulut rahim merupakan penyakit yang mengancam wanita. Kanker serviks terjadi pada bagian reproduksi wanita. Leher rahim sendiri berada pada bagian sempit diantara vagina dan rahim, sehingga wanita yang terserang kanker serviks mengalami kondisi abnormal pada bagian tersebut.

Faktor utama kanker serviks adalah human papilloma virus (HPV) yang menyerang leher rahim. HPV dapat menyerang pria maupun wanita sehingga menyebabkan kutil pada kelamin. Kutil yang terjadi pada kelamin disebut kondiloma akuminatum. HPV akan hilang dengan sendirinya apabila sistem kekebalan tubuh penderita dapat mengatasinya sedangkan kanker serviks terjadi apabila terjadi infeksi yang sukar sembuh dalam waktu lama.

Kanker serviks sangat membahayakan bahkan dari 8000 kasus yang terjadi berakhir pada kematian. Kanker serviks muncul seakan tidak memiliki gejala sehingga penderita tidak pernah menyangka bahwa dirinya sudah terinfeksi kanker serviks.

Penyebab Kanker Serviks

Kanker serviks disebabkan oleh virus yang menyebabkan infeksi pada bagian leher rahim. Virus dapat sembuh dengan sendirinya apabila penderita memiliki sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus sedangkan untuk virus yang menatap dalam jangka waktu lama dan mengganas disebabkan karena kekebalan tubuh yang kurang.

Kanker serviks sangat mudah disebarkan melalui hubungan seksual. Apabila seseorang terinfeksi virus kemudian menyentuh daerah genital maka akan berpindah dan juga menginfeksi daerah leher rahim. Selain itu penularan virus HPV adalah dari closet WC yang terkontaminasi virus sehingga memungkin penderita yang terinfeksi HPV menularkan melalui closet WC ke daerah genital.

Penyebab selanjutnya adalah gaya hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C dan vitamin E dapat menjadi penyebab HPV bertahan dalam jangka lama di dalam tubuh dan meyebabkan terjadinya kanker.

Risiko penyebab terjadinya kanker serviks adalah hubungan seks dibawah umur, berganti-ganti pasangan berhubungan seks atau berhubungan seks dengan pria yang suka berganti ganti pasangan, bahkan dapat juga disebabkan karena riwayat keluarga yang mengidap kanker.
Mengenali Gejala Awal Kanker Serviks

Mencegah lebih baik daripada mengobati, itulah sebuah slogan yang tepat untuk penyakit yang mematikan seperti kanker serviks. Meskipun demikian pencegahan seringkali diabaikan karena penderita tidak begitu mengetahui gejala awal dari sebuah penyakit yang diderita.

Kanker serviks dikenal juga dengan the silent killer yaitu penyakit yang sulit ditemukan gejalanya akan tetapi dapat diketahui pada stadium lanjut, tentu saja ini membuat proses pengobatan menjadi sulit.

Perjalanan penyakit yang terinfeksi hingga menjadi kanker dapat terjadi 15-20 tahun.Apabila dilihat dari usia penderita penyakit kanker serviks dialami oleh wanita dalam rentan waktu 35-55 tahun. Apabila dihitung dari masa inkubasi maka wanita lebih rentan terkena virus HPV pada usia 20 tahun atau ketika melakukan aktivitas seksual.

Pada tahap awal kanker serviks tidak menimbulkan keluhan, penderita kanker serviks akan menimbulkan gejala pada stadium lanjut. Penderita kanker serviks tidak memiliki gejala yang khusus, meskipun beberapa penderita seringkali mengeluhkan nyeri panggul, pendarahan setelah senggama, pendarahan di luar haid atau mengalami keputihan yang tidak normal akan tetapi semua gejala diatas tidak dapat dikatakan kanker serviks karena masih harus melakukan serangkaian test yang dapat mendukung kondisi penderita.

Meskipun gejala awal dari kanker serviks sulit untuk diketahui akan tetapi pencegahan dini dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi pada saat remaja yaitu usia 10 tahun dapat memberikan perlindugan hingga mencapai 98%.

Selain melakukan vaksinasi yang harus dilakukan adalah dengan tidak berhubungan seks bebas dan menjaga gaya hidup sehat karena lingkungan dapat menjadi faktor penyebab kanker serviks yang mengancam wanita.

Kesimpulan

Kanker serviks merupakan penyakit yang mengancam kesehatan wanita bahkan kanker serviks adalah jenis kanker nomber dua yang membayakan wanita. Kanker serviks disebabkan karena HPV yang dapat menyerang siapa saja, HPV di dalam tubuh dapat disembuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Sedangkan yang menjadi penyebab kanker serviks adalah HPV yang menginfeksi tubuh dalam jangka waktu yang lama.

Wanita yang terserang HPV tidak memiliki gejala yang khusus, umumnya seperti wanita biasa. Infeksi HPV baru terjadi ketika sudah berada cukup lama di dalam tubuh penderita yaitu 10-15 tahun. Inilah yang menyebkan kanker serviks termasuk the silent killer, karena hampir dialami oleh penderita tanpa menimbulkan gejala.

Sedangkan beberapa gejala yang berhubungan dengan kanker serviks biasanya penderita merasa nyeri setelah senggama, mengalami pendarahan di luar haid, mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan intim dan keputihan abnormal yang terjadi pada penderita. Meskipun demikian gejala gejala tersebut tidak sepenuhnya dapat menjadi pertanda yang spesifik penderita mengalami kanker serviks.

Meskipun gejala awal sulit ditemukan akan tetapi apabila mengalami gejala seperti uraian diatas sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan serangkaian test kesehatan yang dapat menentukan apakah mengalami kanker serviks atau tidak mengalami kanker serviks. Pencegahan sangat penting dilakukan salah satunya dengan menghindari hubungan seks bebas, menjaga gaya hidup yang sehat dan juga melakukan vaksinasi.

Awas!! Sering Keputihan Tanda Kanker Serviks?

Kanker dapat menyerang siapa saja bahkan tidak mengenal usia. Jenis kanker juga dapat identik dengan gender, salah satunya kanker yang seringkali mengancam wanita.Kanker payudara dan kanker serviks adalah jenis kanker yang perlu diwaspadai.

Salah satu jenis kanker yang mengancam wanita akan dibahas pada artikel ini adalah kanker serviks. Kanker serviks atau dikenal dengan the silent killer yang timbul seakan tanpa memberikan gejala pada wanita. Beberapa perubahan yang terjadi pada wanita misalnya saja keputihan bisa menjadi salah satu pertanda. Meskipun demikian tidak semua keputihan dapat dikategorikan tanda kanker serviks, seperti apa keputihan yang membahayakan sebagai tanda kanker serviks
Keputihan

Keputihan sangat erat kaitannya dengan wanita. Tidak semua keputihan merupakan pertanda gangguan kesehatan alat reproduksi. Keputihan digolongkan menjadi keputihan fisiologis(normal) dan keputihan patologis (memabahayakan).

leflypop.blogspot.com

Keputihan merupakan kondisi yang dialami oleh wanita yang ditandai dengan keluarnya cairan dari organ genital secara berlebihan. Keputihan dikenal pula dengan istilah leukorea atau fluor albus, kondisi normalnya cairan yang keluar jernih atau bahkan pada kondisi tertentu dapat pula kekuningan dan kental menyerupai lendir hanya saja tidak mengakibatkan gatal dan berbau.

Wanita dapat mengalami keputihan yang normal yaitu ketika memasuki masa subur, sebelum ataupun sesudah menstruasi, ketika ibu hamil. Selain itu ketika banyak melakukan aktivitas fisik sehingga mengeluarkan cairan dari organ wanita.

Penyebab keputihan disebabkan oleh jamur, bakteri dan juga virus. Jamur penyebab keputihan yaitu candida albicans yang dapat menyebabkan gatal pada sekitaran vulva. Pada kondisi keputihan yang disebabkan jamur maka keputihan berwarna putih susu, berbau, gatal dan cairan lebih kental. Bahkan pada kondisi tertentu menyebabkan kemerahan dan membahayakan apabila terjadi pada ibu hamil karena apabila tertelan oleh bayi maka akan mengalami kondisi yang sama.

Penyebab keputihan selanjutnya adalah parasit, Jenis parasit trichomonas vaginalis yang ditularkan pada ketika hubungan intim, perlengkapan mandi bersama, kloset umum atau menggunakan celama dalam penderita. Kondisinya ditandai dengan keputihan yang sangat kental, berwarna kuning, berbuih dan berbau anyir. Meskipun keputihan yang disebabkan parasit tidak menimbulkan gatal akan tetapi akan mengalami nyeri apabila ditekan.

Selanjutnya adalah bakteri penyebab keputihan seperti bacterual vaginosis. Bakteri yang dapat menyebabkan rasa gatal dan juga mengganggu bahkan hingga menimbulkan buih dan berwarna keabuan. Hati hati dengan jenis keputihan yang disebabkan oleh bakteri karena akan menyebabkan pertanda terjadinya penyakit kelamin.

Selanjutnya adalah bakteri yang disebabkan oleh virus yang berhubungan dengan gejala gangguan pada alat kelamin. Bahkan muncul kutil yang sangat banyak dan cairan mengalami bau tidak sedap. Sangat mudah tertular, mengalami luka melepuh dan juga terasa panas pada wanita yang menderita.
Keputihan dan Kanker Serviks

Kanker serviks merupakan penyakit yang sangat menakutkan pada wanita. Bahkan kanker serviks dapat menyebabkan kematian pada wanita. Kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus yaitu human papilloma virus (HPV) yang menyerang leher rahim. Penyebaran dari virus dapat melalui wanita yang berganti-ganti pasangan.

Kanker serviks tidak memiliki gejala sama sekali bahkan baru diketahui apabila sudah memasuki stadium lanjut dan menimbulkan keluhan pada wanita yang terinfeksi. Salah satunya adalah munculnya keputihan. Keputihan dapat menjadi salah satu tanda kanker serviks pada wanita pada awal tahapannya.

Keputihan yang dianggap sebagai hal yang biasa pada perempuan, yaitu keputihan yang berwarna bening dan tidak mengalami bau sedangkan pada penderita kanker serviks maka keputihan jumlah yang banyak, menimbulkan warna seperti kekuningan hingga keabu-abuan. Wanita yang mengalami keputihan sebagai tanda kanker serviks maka akan berbau seperti bau anyir dan bau amis yang kemudian menimbulkan rasa gatal pada area wanita. Keputihan semakin berbahaya maka akan menyebabkan adanya bercak darah.

Apabila ditemukan keputihan seperti kondisi diatas sebaiknya di konsultasikan pada dokter. Deteksi dini kanker serviks sangat membantu dalam upaya pengobatan sehingga sel kanker tidak menyebar di area serviks. Keputihan bukan merupakan salah satu tanda terjadi kanker serviks, pada kondisi tertentu keputihan dapat disebabkan karena jamur, bakteri ataupun virus lainnya yang menyerang alat kelamin. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu deteksi penyebab keputihan dan pencegahan gangguan kesehatan kelamin.

Tanda Kanker Serviks selain Keputihan

Keputihan abnormal yang ditandai dengan warna kekuningan hingga keabu-abuan, berbau amis, berlendir, berbuih dan juga terasa sakit bukan merupakan salah satu tanda kanker serviks. Masih ada tanda lainnya.

Berikut ini adalah tanda kanker serviks selain keputihan :

Mengalami sakit pada bagian pelvis

Sakit pada bagian pelvis dicuragai sebagai tanda kanker serviks. Pada saat mengalami menstruasi tidak merasakan sakit pada bagian pelvis. Apabila perasaan sakit menyerang hingga waktu yang cukup lama (berjam-jam) bahkan hingga mengalami rasa sakit biasa hingga rasa sakit yang tajam.
Pendarahan pada pelvis

Pemeriksaan pelvis ataupun disela ketika menstruasi ataupun ketika melakukan hubungan suami istri mengalami pendarahan maka dapat menjadi pertanda kanker serviks. Sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk pencegahan.

Buang air kecil terasa sakit

Tanda kanker serviks selanjutnya adalah buang air kecil yang terasa sakit. Apalagi bila sel kanker sudah mencapai saluran kemih yang menyebabkan wanita mengalami gangguan ketika buang air kecil, terasa sakit.

Pemeriksaan Dini Tanda Kanker Serviks

Pada awalnya kanker serviks tidak menimbulkan gejala sehingga kanker akan ditemukan setelah memasuki stadium lanjut dimana salah satunya adalah keputihan abnormal, keluar darah pada area wanita dan mengalami rasa nyeri sekitar pelipatan paha.

Cara untuk melakukan test adalah dengan basah lendir pada organ genital atau dikenal pula dengan istilah swab basah. Dengan demikian akan diketahui penyebab infeksi sehingga apabila muncul darah selesai melakukan hubungan intim maka sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan pap smear.

Dengan demikian pertanyaan yang berhubungan dengan keputihan dan kanker serviks dapat dikatakan berkaitan. Apabila ditemukan keputihan yang bersifat abnormal, yaitu keputihan yang ditandai dengan rasa sakit, berwarna bau amis, berwarna dan bergumpal. Selain itu keputihan yang dialami oleh wanita harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan ini berhubungan dengan penyebab keputihan bukan salah satu sebagai pertanda kanker serviks.

Tanda kanker serviks lainnya dapat dilihat dari kondisi organ wanita yang mengalami sakit pada pelvis, mengalami pendarahan apabila sudah dilakukan pemeriksaan pelvis, mengalami pendarahan setelah melakukan hubungan suami istri. Bahkan tanda lainnya dapat dilihat dari wanita yang mengaalmi keluhan sakit ketika buang air kecil. Pemeriksaan lanjutan sangat penting dilakukan untuk mengetahui infeksi HPV, yaitu virus penyebab kanker serviks. Pemeriksaan yang dilakukan dapat dengan pap smear untuk mengetahui apakah adanya infeksi yang memicu sel kanker pada wanita, apabila ditemukan gejala maka dapat dilakukan pemeriksaan untuk membantu pengobatan.

Tanda tanda Kanker Serviks Stadium 4

Kanker serviks didiagnosis sebagai penyakit stadium IV umumnya terdeteksi dari pemeriksaan panggul abnormal atau gejala yang dihasilkan oleh kanker pasien. Setelah evaluasi pemeriksaan kanker serviks, kanker stadium IV dikatakan ada jika kanker telah melampaui serviks ke organ-organ yang berdekatan, seperti rektum atau kandung kemih (tahap IVA), atau kanker telah menyebar ke lokasi yang jauh dalam tubuh yang mungkin termasuk tulang, paru-paru atau hati (stadium IVB). Kanker serviks didiagnosa pada tahap ini seringkali sulit untuk mengobati, dan sebagian kecil pasien yang sembuh dari penyakit.

Berbagai faktor akhirnya mempengaruhi keputusan pasien untuk menerima pengobatan kanker. Tujuan menerima pengobatan kanker mungkin untuk memperbaiki gejala melalui kontrol lokal kanker, meningkatkan kesempatan pasien untuk sembuh, atau memperpanjang kelangsungan hidup pasien. Potensi manfaat menerima pengobatan kanker harus lebih berhati-hati dan juga seimbang dengan potensi risiko menerima pengobatan kanker.

Berikut ini adalah gambaran umum dari pengobatan stadium IV kanker serviks. Akhirnya dapat mempengaruhi bagaimana prinsip-prinsip pengobatan umum ini diterapkan untuk situasi penderita kanker stadium 4.

leflypop.blogspot.com

Kebanyakan pengobatan baru yang dikembangkan dalam uji klinis.
Uji klinis studi yang mengevaluasi efektivitas obat baru atau strategi pengobatan. Perkembangan pengobatan kanker yang lebih efektif mensyaratkan bahwa terapi baru dan inovatif dievaluasi dengan pasien kanker. Partisipasi dalam uji klinis mungkin menawarkan akses ke pengobatan yang lebih baik dan memajukan pengetahuan yang ada tentang pengobatan kanker ini. Uji klinis yang tersedia untuk sebagian besar tahap kanker. Pasien yang tertarik untuk berpartisipasi dalam uji klinis harus mendiskusikan risiko dan manfaat dari uji klinis dengan dokter mereka. Untuk memastikan bahwa penderita dapat menjalani pengobatan dengan semestinya.

Pasien yang didiagnosis dengan stadium IV kanker serviks dapat dibagi menjadi dua kelompok. Pasien dengan penyakit yang terbatas secara lokal, tetapi melibatkan organ-organ yang berdekatan di panggul, seperti rektum dan kandung kemih, kondisi lokal stadium IVA kanker serviks.

Pasien lain memiliki penyakit yang telah menyebar ke organ jauh, paling sering tulang, paru-paru atau hati, dan memiliki stadium metastasis IVB kanker serviks. Pengelolaan pasien dengan penyakit stadium IVB metastatik ditujukan untuk mengendalikan gejala dan rasa sakit. Setelah menjalani pengobatan untuk kanker serviks, dokter akan terus mengikuti Anda untuk memeriksa untuk melihat bahwa kanker belum kembali atau tidak mengalami kemajuan.

Pengobatan Kanker Serviks Localized Tahap IVA

Tahap IVA kanker serviks saat terbaik dikelola oleh kombinasi terapi radiasi dan kemoterapi. Terapi radiasi adalah pengobatan dengan energi tinggi sinar-x yang memiliki kemampuan untuk membunuh sel-sel kanker. Terapi radiasi dapat diberikan oleh sebuah mesin yang bertujuan sinar-x di tubuh (radiasi sinar eksternal) atau dengan menempatkan kapsul kecil bahan radioaktif langsung dekat leher rahim (radiasi internal maupun implan). Kebanyakan pasien akan menerima kedua jenis terapi radiasi selama pengobatan mereka. Terapi radiasi sinar eksternal untuk kanker serviks diberikan pada pasien rawat jalan selama sekitar 4 sampai 6 minggu.

Selama atau segera setelah bagian sinar eksternal terapi radiasi, pasien juga dapat menjalani prosedur implan radiasi. Menempatkan radiasi dalam serviks memungkinkan dosis tinggi radiasi untuk disampaikan kepada kanker sekaligus mengurangi radiasi pada jaringan normal di sekitarnya dan organ. Selama prosedur di ruang operasi, perangkat kecil ditempatkan ke dalam leher rahim dan juga pada bagian vagina dan kemudian dilakukan dengan bahan radioaktif. Bahan radioaktif yang tersisa di tempat sementara pasien tetap di rumah sakit selama 1-3 hari. Proses ini dapat dilakukan sekali atau dua kali selama pengobatan.

Strategi pemberian kemoterapi bersamaan dengan pengobatan radiasi akan membantu karena kemoterapi dan terapi radiasi dapat bertindak bersama-sama untuk meningkatkan pembunuhan sel kanker. Kemoterapi juga dapat merusak sel-sel independen dari terapi radiasi. Beberapa studi klinis yang dilakukan pada pasien dengan kanker serviks maju lokal memanfaatkan kemoterapi dan terapi radiasi bersamaan telah menyarankan bahwa strategi ini dapat meningkatkan tingkat remisi dan memperpanjang kelangsungan hidup. Untuk definitif menentukan apakah terapi radiasi diberikan dengan kemoterapi bersamaan lebih unggul terapi radiasi saja, beberapa studi klinis yang dirancang untuk secara langsung membandingkan dua perlakuan pada pasien dengan kanker serviks stadium lanjut.

Satu uji klinis penting yang dilakukan oleh berbagai kelompok onkologi di Amerika Serikat telah menunjukkan bahwa terapi radiasi dikombinasikan dengan kemoterapi untuk kanker serviks stadium lanjut lebih unggul pengobatan dengan terapi radiasi saja. Bahkan pasien dengan stadium III atau IVA kanker serviks mengalami tingkat ketahanan hidup 5 tahun dari 63% dibandingkan dengan 57% untuk pasien yang diobati dengan terapi radiasi saja. Kemungkinan kambuhnya kanker adalah 42% untuk pasien yang diobati dengan kemoterapi dan terapi radiasi dibandingkan dengan 62% bagi mereka yang diobati dengan terapi radiasi saja. Kemoterapi bersamaan dan terapi radiasi ditoleransi dengan baik kecuali untuk efek samping gastrointestinal dan hematologi kecil, yang reversibel.

Penelitian lanjutan sedang berlangsung untuk menentukan apakah obat kemoterapi tambahan atau dosis radiasi dapat meningkatkan hasil pasien dengan kanker serviks lanjut secara lokal. Setidaknya empat studi klinis telah mengkonfirmasi bahwa pengobatan kanker serviks stadium lanjut dengan kemoterapi dan terapi radiasi Platinol yang berbasis bersamaan lebih unggul terapi radiasi saja.

Pengobatan Kanker metastatik Tahap IVB Serviks

Kanker serviks yang telah menyebar ke organ jauh dan tulang sulit untuk mengobati. Secara historis, pasien dengan metastasis kanker serviks telah dianggap tidak dapat disembuhkan dan jarang bertahan lebih dari satu atau dua tahun. Beberapa pasien yang ditawarkan pengobatan dengan kemoterapi untuk tujuan memperpanjang durasi mereka bertahan hidup dan mengurangi gejala dari kanker progresif. Pasien lain dikelola dengan upaya untuk mengurangi rasa sakit atau perdarahan, termasuk terapi radiasi lokal untuk bagian yang terkena tubuh.

Tidak ada yang baik pendekatan kemoterapi tunggal yang dapat meningkatkan panjang kelangsungan hidup pada pasien dengan metastasis kanker serviks. Sayangnya, kemoterapi ini biasanya bekerja untuk hanya beberapa bulan sebelum kanker serviks mulai tumbuh lagi. Kebanyakan pasien masih menyerah pada kanker dan strategi pengobatan yang lebih baik jelas diperlukan.

Strategi untuk Meningkatkan Perawatan

Kemajuan yang telah dicapai dalam pengobatan kanker serviks telah dihasilkan dari pengembangan pengobatan yang lebih baik pada pasien dengan lebih stadium lanjut kanker dan partisipasi dalam uji klinis. Sementara beberapa kemajuan telah dibuat dalam pengobatan kanker serviks metastatik, mayoritas pasien masih menyerah pada kanker dan strategi pengobatan yang lebih baik jelas diperlukan. Kemajuan di masa depan dalam pengobatan kanker serviks akan hasil dari partisipasi lanjutan dalam uji klinis yang tepat. Saat ini, ada beberapa daerah eksplorasi aktif yang bertujuan untuk meningkatkan pengobatan kanker serviks.

Mendukung Perawatan

Perawatan suportif mengacu pada perawatan yang dirancang untuk mencegah dan mengendalikan efek samping kanker dan pengobatannya. Efek samping tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan pasien, tetapi juga dapat mencegah pengiriman optimal terapi pada dosis dan jadwal yang direncanakan. Untuk mencapai hasil yang optimal dari pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup, sangat penting bahwa efek samping akibat kanker dan pengobatannya secara tepat dikelola. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Perawatan Pendukung.

Teknik Radiasi

Terapi radiasi sinar eksternal dapat disampaikan lebih tepat untuk leher rahim dengan menggunakan CT scan khusus dan menargetkan komputer. Kemampuan ini dikenal sebagai terapi radiasi konformal tiga dimensi, atau 3D-CRT. Penggunaan 3D-CRT muncul untuk mengurangi kemungkinan cedera struktur tubuh terdekat, seperti kandung kemih atau rektum.

Terapi biologis

Terapi biologik yang terjadi secara alami atau disintesis zat yang mengarahkan, memfasilitasi atau meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh normal. Tujuan dari terapi biologis adalah memiliki sendiri serangan pertahanan kekebalan pasien dan menghancurkan sel-sel kanker. Terapi biologis termasuk interferon, interleukin, antibodi monoklonal dan vaksin. Dalam upaya untuk meningkatkan tingkat kelangsungan hidup, ini dan agen lainnya sedang diuji sendiri atau dalam kombinasi dengan kemoterapi dalam uji klinis.

Tahap I Ujian

Obat kemoterapi baru terus dikembangkan dan dievaluasi pada pasien dengan kanker berulang dalam fase I uji klinis. Tujuan dari fase I percobaan adalah untuk mengevaluasi obat baru untuk menentukan keamanan dan tolerabilitas obat dan cara terbaik untuk pemberian obat kepada pasien.